Rabu, 18 Mei 2011

Kemakmuran Suatu Negara

Pendapatan per kapita adalah pendapatan rata-rata penduduk untuk mencapai kemakmuran suatu Negara. Variable yang digunakan untuk menghitung pendapatan per kapita adalah pendapatan nasional dan jumlah penduduk.
Secara matematis, rumus perhitungan pendapatan per kapita adalah 
Pendapatan per kapita = Pendapatan Nasional Bruto (GNP) / Jumlah Penduduk.


Kegunaan dari Perhitungan Pendapatan per kapita tersebut?
Sebagai indikator ekonomi yang mengukur tingkat kemakmuran penduduk suatu Negara, pendapatan per kapita dihitung secara berkala , biasanya 1 tahun. Manfaat dari perhitungan pendapatan per kapita antara lain sebagai berikut :

·         Untuk melihat tingkat perbandingan kesehjateraan masyarakat suatu Negara dari tahun ke tahun. 
Dari tabel yang dikeluarkan oleh BPS dapat dilihat bahwa pendapatan per kapita Indonesia naik secara perlahan dari tahun ke tahun. Pendapatan per kapita Indonesia di tahun 1996 adalah sebesar Rp. 2.102.000 namn pada tahun 1999, pendapatan per kapita Indonesia menurun menjadi Rp. 1.761.108,5. Mengapa ini terjadi? Karena adanya krisis ekonomi yang berkepanjangan yang melanda Indonesia sejak tahun 1997.

·         Sebagai data perbandingan tingkat kesehjateraan suatu Negara dengan Negara lain. 
Dari pendapatan per kapita masing-masing Negara dapat dilihat tingkat kesehjateraan tiap Negara. Pada daftar pendapatan per kapita masing-masing Negara dilihat tingkat kesejahteraan tiap Negara. Pada daftar pendapatan per kapita terlihat bahwa pendapatan Singapura mencapai US$ 21.429 dan Indonesia hanya mencapai US$839. Dari daftar itu pendapatan per kapita Singapura mencapai 26 kali pendapatan per kapita Indonesia. Data itu tidak salah karena kesejahteraan Penduduk Singapura jauh lebih tinggi daripada kesejahteraan penduduk Indonesia.

·         Sebagai perbandingan tingkat standar hidup suatu Negara dengan Negara lainnya. 
Dengan mengambil dasar pendapatan per kapita dari tahun ke tahun, dapat disimpulkan apakah pendapatan per kapita suatu Negara rendah, sedang ataupun tinggi. Menurut data Bank Dunia, Indonesia berpendapatan menengah ke bawah.
·         Sebagai data untuk mengambil kebijakan di bidang ekonomi. 
Pendapatan per kapita dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk mengambil lahan pertimbangan untuk mengambil langkah di bidang ekonomi.

Jadi dapat di simpulkan bahwa tingkat kemakmuran suatu negara dapat dilihat dari tingkat pendapatan per kapita seseorang.  Dan dapat dihitung secara berkala, dari tahun ke tahun. Dan menjadi suatu pertimbangan dibidang ekonomi.  



Tidak ada komentar:

Posting Komentar